Kampus Teknokrat Lakukan MoU dengan Pemprov Lampung

Sang penguasa Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, teken nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Penundukan Ranah (Pemprov) Lampung, Senin (4/3/2019). Dari pihak Pemprov Lampung langsung ditandatangani oleh Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo.

MoU jarak Pemprov Lampung dengan Univetsitas Teknokrat Indonesia dan perguruan tinggi Yang lain dilakukan berbetulan dengan pengecekan Dewan Riset Jajahan (DRD) Daerah Lampung masa bakti 2019-2022.

Presiden Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, didampingi Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Yeni Agus Nurhuda, saat dimintai Penelitian Selasa (4/3/2019), Mempreteli MoU rekahan Kampus Teknokrat dengan Pemprov Lampung sangat Keren Karena disini Pemprov memberi ruang gerak dan penghargaan karya intelektual kampus.

Yeni Agus lebih lanjut Menuturkan ruang cakupan perikatan bersama rekahan Pemprov Lampung dan Univetsitas Teknokrat ini Menyelimuti Tafsiran Pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada sumber daya alam dan wilayah di Distrik Lampung. Diseminasi, serta pemanfaatan hasil kritik dan pembentangan guna persediaan dan pembangunan di Ranah Lampung.

Peningkatan keunggulan sumber daya pemeluk tercatat tidak terbatas pada pendidikan dan Penyuluhan Percepatan penyahihan ekonomi Jajahan Penegakan keunggulan hukum. Peningkatan tata kelola penundukan (good governance). Jumpa ilmiah (seminar, workshop) dan programa lain yang disepakati sebagian pihak.

Sementara itu, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo Menyampaikan masyarakat tidak dapat berkembang tanpa ilmu pengetahuan dan tekonologi. Karena itu, tugas bersama untuk membuatkan generasi muda yang mampu bersaing.

“Dengan kemenangan teknologi yang sangat pesat, Lampung mau tidak mau akan Berhasil Hal itu tentu juga akan berpengaruh bagi masyarakat Lampung. Untuk itu, kita perlu memasang dan menatap pendidikan generasi muda. Sehingga mampu membawa kesuksesan bagi masyarakat Lampung,” jelas Gubernur Ridho.

Kemenag Lampung dan Kampus Teknokrat Jalin Kerjasama

Dinas Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Propinsi Lampung, menggandengkan kerjasama dengan Kampus Teknokrat Indonesia. Pengakuan Nota kesepahaman (memorandum of understanding) dilakukan, Senin (19/11/2018), di Gedung Rektorat Kampus Teknokrat Indonesia, ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Wilayah Kementerian Agama https://www.teknokrat.ac.id Ranah Lampung Drs. H. Suhaili, M.Ag, dalam hal ini berulah untuk dan atas nama Kementerian Agama Daerah Lampung, misalnya Pihak Kesatu. Dari Teknokrat dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, dalam hal ini berbuat untuk dan atas nama Kampus Teknokrat Indonesia yang berderajat di Jalan Zainal Abidin Penahan Alam Nomor 9-11 Labuhan Ratu Kedaton Bandar Lampung misalnya Pihak Ke-2 seterusnya dinamakan Segenap Pihak.

Nota kesepahaman antara Biro Wilayah Kemenag Lampung dengan Kampus Teknokrat Indonesia tentang Pembentangan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi dalam Kenaikan Pelayanan Keagamaan Biro Wilayah Kementerian Agama Rayon Lampung, tertuang dalam nomor. 309 tahun 2018.

Dalam MoU ini dijelaskan, bahwa kaum pihak adalah Lembaga Negara yang memiliki keterkaitan mandat atas tugas, kemustajaban dan Kedaulatan baik selaku spontan biarpun tidak refleks dalam mengimplementasikan perkembangan dan keberhasilan teknologi dalam pertambahan layanan Keagamaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Area Lampung.

Bahwa Kantor Wilayah Kementerian Agama Negeri Lampung memiliki untuk menetapkan penanganan satker dengan berpedoman pada salah satu niat bakal wujudkan pengurusan negara yang baik, adalah transparan, efektif, efisien, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

image

Bagi pertimbangan layaknya Tersimpul maka di lihat butuh untuk mendatangkan Nota Kesepahaman celah Beberapa Pihak tentang Pemampangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pelayanan Keagamaan Biro Wilayah Kementerian Agama Alam Lampung,” kata Kakanwil Kemenag Lampung, Suhaili.

Dijelaskan, Nota Kesepahaman ini dimaksudkan untuk Wujudkan memajukan pusar pelayanan dan kerjasama inovasi dan membentengi administrasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam hal penanganan layanan Keagamaan Biro Wilayah Kementerian Agama Lingkungan Lampung. Nota kesepahaman ini berujud menolak percepatan pelayanan keagamaan Kementerian Agama layaknya proyek transformasi Kepala Dinas Wilayah Kementerian Agama Alam Lampung dalam Diklat PIM II tahun 2018 dengan judul “Strategi Pertambahan Pelayanan Keagamaan Melalui Sistem Digitalisasi pada Biro Wilayah Kementerian Agama Zona Lampung”.

Dijelaskan, ruang lingkup Nota Kesepahaman ini Membatinkan dengar pendapat dan pendampingan implementasi dalam mengemasi pengerjaan layanan keagamaan Dinas Wilayah Kementerian Agama Daerah Lampung. Pertambahan prediksi Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi lewat pendidikan dan pemelajaran penggarapan layanan keagamaan dan kegiatan-kegiatan lain yang disepakati oleh semua pihak.

Nota kesepahaman ini resmi untuk jangka waktu tiga tahun terhitung sejak tanggal ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini. Nota Kesepahaman ini dapat ditinjau dan diperpanjang atas tuntutan sekitar pihak.

Dalam batas ini, Rektor Teknokrat Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA Mengucapkan bahwa Teknokrat berhenti lama merangkai hubungan dengan Kemenag Alam Lampung dalam hal peningkatan mutu Kurikulum dan guru besar Pendidikan Agama.

Saya menyongsong baik pihak Kemenag untuk bekerjasama dengan Kampus Teknokrat Indonesia dalam Pertambahan Layanan Publik Melalui Peran Teknologi dan Informasi,” kata Nasrullah.